Trik Memeriksa Kondisi Kendaraan Pasca Terendam Banjir

Trik Memeriksa Kondisi Kendaraan Pasca Terendam Banjir

Jum'at, 03 Januari 2020 23:59 Trik Dede Hadiyana


Koropak.co.id - Indonesia dirundung duka. Pasalnya di awal 2020, sejumlah daerah di Jabodetabek dilanda banjir. Bahkan, derasnya arus banjir telah menyebabkan banyak mobil warga hanyut. Bak perahu karet, mobil-mobil berbagai jenis, mulai dari city car, SUV, bahkan pick up sekalipun diseret arus banjir yang begitu kencang.

Permasalahannya, para pemilik kendaraan sering dibuat pusing untuk memeriksa kendaraan yang sudah terendam banjir. Namun tidak perlu khawatir, Koropak sudah merangkum langkah memeriksa kondisi kendaraan setelah terendam banjir.

 

1. Putuskan aliran listrik pada baterai kendaraan
Jika keadaan sudah terendam banjir, pemilik kendaraan harus segera memutuskan arus listrik yang ada pada kendaraan. Termasuk melepaskan kabel baterai. Hal ini dilakukan guna mencegah sengatan listrik yang ditimbulkan saat air surut. Memutuskan aliran listrik juga bertujuan untuk menghindari resiko korsleting serta mencegah rusaknya komponen elektronik lainnya yang terdapat dalam kendaraan.

 

2. Pindahkan ke tempat lebih tinggi tanpa menghidupkan mesin
Jika kendaraan sudah terlanjur terendam banjir, tidak ada hal lain yang dapat dilakukan selain mengevakuasi kendaraan tersebut setelah air banjir surut. Pindahkan ke tempat lebih tinggi secara manual atau didorong tanpa menyalakan mesin guna menghindari korsleting dan kerusakan mesin.

 

 

Koropak.co.id - Trik Memeriksa Kondisi Kendaraan Pasca Terendam Banjir (1)

 

Baca : Kiat Aman Berkendara Saat Hujan

 

3. Periksa ECU
Memeriksa kondisi Engine Control Unit (ECU) yang berada di kabin kendaraan sangatlah penting dilakukan. Pasalnya, komponen vital ini sangat sensitif dengan air dan beresiko mengalami kerusakan total jika terendam banjir. Jika harus mengganti ECU, upayakan menggunakan ECU dengan nomor seri yang sama untuk menghindari System Malfunction.

 

4. Menguras tangki BBM
Tidak hanya mesin saja yang harus diperiksa, tangki penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) harus diperiksa karena bisa disusupi air akibat banjir. Jika ditemukan kandungan air dalam tangki, maka mau tidak mau harus dikuras habis dan diganti dengan bahan bakar baru karena potensi kerusakan karat sangat besar.

 

5. Periksa kondisi pelumas
Demi memperbaiki kendaraan pasca terendam banjir, para mekanik di bengkel biasanya mengecek kondisi pelumas mesin, transmisi, dan gardan termasuk cairan rem kemungkinan besar sudah tercampur air. Apabila itu terjadi dapat dipastikan kondisinya tidak baik lagi dan harus diganti.*

 

Baca pula : Duka Di Awal Tahun Baru 2020, Jabodetabek Dikepung Banjir