Yamaha Berikan Tips Menjaga Sepeda Motor Saat Kondisi Banjir

Yamaha Berikan Tips Menjaga Sepeda Motor Saat Kondisi Banjir

Jum'at, 26 Februari 2021 06:12 Trik Rizky

 

Koropak.co.id - Bencana banjir yang melanda di berbagai wilayah di Indonesia, tentunya mempersempit ruang gerak para pengendara sepeda motor. Selain harus meningkatkan kewaspadaan untuk pengendaranya, sepeda motor yang dikendarainya juga perlu mendapatkan perhatian khusus agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manfacturing (YIMM), M. Abidin mengatakan, curah hujan tinggi yang terjadi selama beberapa waktu lalu ini menyebabkan terjadinya bencana banjir di berbagai wilayah di Indonesia. Imbasnya, para pengendara motor perlu berhati-hati saat berkendara dalam kondisi banjir. Sehingga, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, pihaknya pun memberikan beberapa tips agar sepeda motor tetap terjaga saat menghadapi kondisi banjir.

"Tips yang perlu diperhatikan pengendara sepeda motor saat menghadapi banjir yang pertama adalah mengetahui medan dan kondisi jalan. Jika air banjir sudah melebihi knalpot atau saringan udara, maka sebaiknya kalian tidak melewati jalan tersebut. Terlebih lagi jika jalan yang akan dilewati itu terdapat selokan atau jalan berlubang, maka akan membuat air banjir bisa masuk knalpot atau saringan udara," kata M Abidin sebagaimana dalam rilis yang diterima Koropak, Jumat (26/2/2021).

 

Baca : Tips Mudah Bersihkan ECU Motor Injeksi Setelah Terendam Banjir

Jika terpaksa harus melewati jalanan yang banjir, tutur Abidin, pastikanlah ketinggian air masih di bawah knalpot atau saringan udara dan lakukan gas motor yang konstan. Pengendara juga diminta untuk jangan menutup gas, karena itu bisa menyebabkan air menutup atau masuk knalpot dan imbasnya membuat mesin motor bisa mati. Sementara itu, apabila ketinggian air berlebih dan mesin motor mati dikarenakan melewati jalanan yang banjir, usahakan untuk jangan langsung starter atau menghidupkan motor. Hal itu dikarenakan ada kemungkinan air bisa masuk ke dalam mesin.

"Sehingga hal yang perlu kamu lakukan adalah dengan melepas busi motor terlebih dahulu dan cek juga kondisi saringan udara untuk memastikan tidak ada air didalamnya. Barulah setelah itu di starter untuk mengeluarkan air di ruang bakar. Selanjutnya, bersihkan juga busi dan tutup busi lalu pasang kembali. Diketahui, jika langsung starter atau menyalakan motor tanpa dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, hal itu bisa menyebabkan “water hammer” yang akibatnya pada connecting rod bisa bengkok," ucapnya.

Dikatakan, lakukanlah pengecekan oli mesin dan oli transmisi. Jika oli tercampur air, maka akan membuat oli tersebut berwarna putih susu, sehingga kalian pun wajib untuk mengurasnya. Karena, jika oli tercampur air itu akan membuat pelumasan menjadi tidak sempurna. Kalian juga harus memperhatikan komponen kelistrikan. Apabila komponen kelistrikannya basah, maka harus segera dikeringkan sebelum menyalakan mesin. Setelah melewati banjir, kalian juga wajib membersihkan sepeda motor untuk menghindari lumpur atau kotoran yang menempel pada motor.

"Kalian juga bisa dengan segera berkunjung ke bengkel resmi terdekat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut atau bisa cek lokasinya di aplikasi My Yamaha Motor. Kondisi banjir memang tidak bisa dihindari, namun pengendara sepeda motor dapat menerapkan langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menjaga sepeda motor agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan karena menerobos jalanan yang banjir," ujarnya.*

 

Baca pula : Yamaha Riding Academy Berbagi Tips Berkendara dalam Kondisi Hujan