Meet Up Perdana Antar Komunitas

Meet Up Perdana Antar Komunitas

Senin, 09 April 2018 12:56 komunitas Eris Kuswara

Koropak.co.id - Bertempat di Siliwangi Food Market yang beralamat di Jalan Siliwangi Nomor 77, Kahuripan, Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/4/2018) malam, Djarum MLD Spot mengadakan kegiatan meet up perdana antar komunitas mobil dan motor di Tasikmalaya yang tergabung ke dalam Mobilizer dan Motolizer.

Event diikuti 5 komunitas mobil yakni TKCI, HBCI, Grand Civic.com, Gravinci, Virtious dan ISC dan beberapa klub motor perwakilan dari Motolizer yakni HKB, BTIC, CB BRINKA, SAKOTA dan HSC yang ada di wilayah Tasikmalaya, Ciamis dan sekitarnya. Dalam kesempatan itu, diadakan sharing session, perkenalan komunitas motor dan mobil, games, performance band, pembagian penghargaan, serta sertifikat bagi setiap komunitas motor dan mobil yang mengkuti kegiatan tersebut.

Koropak.co.id - Bertempat di Siliwangi Food Market yang beralamat di Jalan Siliwangi Nomor 77, Kahuripan, Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/4/2018) malam, Djarum MLD Spot mengadakan kegiatan meet up perdana antar komunitas mobil dan motor di Tasikmalaya yang tergabung ke dalam Mobilizer dan Motolizer.Mobilizer sendiri berdiri sejak 2017 lalu yang memiliki tujuan sebagai wadah untuk menaungi segenap komunitas mobil yang disupport oleh MLD Spot. Sebelumnya, MLD Spot juga sering support berbagai kegiatan otomotif.

Mewakili pihak Mobilizer, Adi menjelaskan meet up selanjutnya rencananya akan digelar satu bulan sekali, dan bisa dijadikan sebagai ajang memperkenalkan Mobilizer dengan berbagai komunitas yang sudah terlebih dahulu terbentuk.

"Event ini diadakan sebagai ajang silaturahmi untuk seluruh komunitas mobil dan motor di Tasikmalaya. Dalam event ini juga turut diadakan talkshow, game, season pengenalan dari masing-masing club, dan informasi dari club masing-masing," kata Adi.

Adi menambahkan antusias dari peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut sangat mengagumkan. Bahkan ada yang tanpa diundang pun menyempatkan diri untuk hadir dalam event tersebut dikarenakan solidaritas sesama pecinta otomotif. Oleh karena itu, Adi berharap perkembangan otomotif di Kota Tasikmalaya semakin maju, dan silaturahmi antar komunitas pun terus berjalan.

Koropak.co.id - Bertempat di Siliwangi Food Market yang beralamat di Jalan Siliwangi Nomor 77, Kahuripan, Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/4/2018) malam, Djarum MLD Spot mengadakan kegiatan meet up perdana antar komunitas mobil dan motor di Tasikmalaya yang tergabung ke dalam Mobilizer dan Motolizer.Perwakilan Djarum MLD Spot, Linggar memaparkan kelebihan dari mobilizer sendiri tidak adanya regulasi dengan perbedaan tertentu, tanpa membedakan warna, merk, atau pun lainnya, sehingga semua jenis mobil bisa bergabung ke dalam Mobilizer.

"Kami semakin tahu bahwa di Kota Tasikmalaya terdapat komunitas Mobilizer yang meramaikan dunia otomotif. Menurut kami, event ini sangat bagus karena dapat mewadahi pecinta otomotif khususnya di Kota Tasikmalaya dan menjadikan persaudaraan antar komunitas menjadi lebih akrab," katanya.

Perwakilan Virtious Club, Willy menyampaikan dengan adanya event tersebut, pecinta otomotif yang sebelumnya berimage negatif, dapat merubah citranya menjadi lebih positif seperti berkegiatan bakti sosial.

"Ketika mengikuti Mobilizer, kita juga dapat berbisnis," kata Willy.

Sementara itu, Perwakilan Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Tasikmalaya, Arif menuturkan dengan adanya kegiatan ini, pihaknya dapat mempererat tali silaturahmi antar club otomotif baik mobil maupun motor yang ada di Kota Tasikmalaya serta mendapatkan informasi dari club lain tentang kegiatannya.

Untuk bisa bergabung ke komunitas Mobilizer, caranya sangat mudah. Hanya dengan registrasi Rp 150 ribu, anggota bisa mendapatkan kemeja, stiker, dan produk. Separuh dari registrasi tersebut akan dimasukkan ke dalam kas komunitas.

Sedangkan untuk Motolizer merupakan adik dari Mobilizer dikarenakan lahir setelah Mobilizer berdiri, tepatnya pada 10 September 2017 lalu dengan jumlah anggota mencapai 40 orang. Motolizer terbagi ke dalam beberapa kategori dan masing-masing bisa dikembangkan kembali.*

Penulis : E. Kuswara