Kejutan DFSK di Awal 2019

Kejutan DFSK di Awal 2019

Rabu, 25 Juli 2018 11:20 OtoKilas Eris Kuswara

 

Koropak.co.id - PT Sokonindo Automobile (DFSK Motors Indonesia) berencana untuk mulai mengekspor mobil-mobil DFSK buatan Indonesia mulai 2019 mendatang. Hal itu sangat memungkinkan sekali dikarenakan fasilitas produksi DFSK di Cikande, Serang dan Banten memiliki kapasitas produksi yang besar dan canggih.

Bahkan mereka juga mengaku akan menghadirkan model-model terbarunya selain Glory 580 serta diikuti juga dengan penambahan dari kapasitas produksi dari mobil.

“Selanjutnya, target kami dalam 5 tahun ini untuk bisa memproduksi 50.000 mobil,” ucap Managing Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Franz Wang.

Baca : SUV Paling Mahal di Dunia

Dalam kesempatan itu juga, CO-CEO PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus mengatakan pihaknya juga akan terlebih dahulu untuk fokus dalam membangun base di Indonesia, baik itu untuk memproduksi SUV maupun pickup. Sehingga setelah itu, barulah DFSK akan mulai disebar atau diekspor terlebih dahulu ke berbagai kawasan di ASEAN.

Kejutan DFSK di Awal 2019


“Kami merencanakan pada awal 2019 bisa mengekspor ke negara-negara ASEAN. Target pertama kami adalah Thailand kemudian Vietnam. Komposisinya sementara ini adalah 70 persen SUV dan 30 persen mini pickup. Tapi, itu tergantung bagaimana (permintaan) pasar nantinya,” ungkap Alexander.

Ditambah lagi, DFSK Indonesia juga menyatakan kesiapannya dalam meningkatkan produksi, termasuk juga dengan menggarap model-model mobil lainnya. Salahsatu contohnya terlihat dari bagaimana penerimaan pasar domestik yang baik terhadap produk Glory 580. Dengan demikian hal inilah yang membuat mereka yakin SUV 7-seater tersebut akan bisa terjual 5.000 unit hingga akhir 2018 mendatang.

Baca : China Masih Menjadi Raksasa Otomotif Dunia

Sedangkan mengenai produk, DFSK juga begitu optimis Glory 580 ini akan menarik bagi pasar internasional. Karena pasalnya, DFSK juga memiliki pusat riset global pada lima negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Jepang dan juga termasuk Indonesia yang sekaligus menjadi salah satu basis produksi dari mobil tersebut.*